LAMONGAN – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Jadi Lamongan, dan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menggelar puncak Gebyar PAUD yang menghadirkan kolaborasi anak, guru, orang tua, dan pemerintah dalam mewujudkan generasi unggul dan berkarakter.

Kemeriahan Gebyar PAUD diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti oleh 300 peserta didik PAUD se-Kabupaten Lamongan. Semangat kebersamaan semakin terasa melalui penampilan Tari Tlatah Lamongan yang dibawakan oleh 300 guru PAUD bersama guru inspiratif yang dikenal luas sebagai Pak Ribut. Penampilan kolosal tersebut menjadi simbol sinergi antara pendidik dan peserta didik dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Bupati Lamongan turut meninjau Lomba Menghias Tenda dalam kegiatan Kids Camp Pramuka Prasiaga yang menjadi salah satu rangkaian Gebyar PAUD. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan pada nilai kemandirian, kerja sama, dan kreativitas melalui pengalaman belajar yang menyenangkan sejak usia dini.



Berbagai penampilan lainnya turut memeriahkan acara, mulai dari Fashion Anak Hebat yang menampilkan kekompakan anak bersama orang tua, penampilan para pemenang Lomba Talented Teacher, Tari Lamongan Berkarakter, hingga penampilan pemenang Lomba Ayah Bunda Bercerita. Setiap penampilan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan peran penting keluarga dan pendidik dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Rangkaian kegiatan tersebut menggambarkan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi yang terjalin antara peserta didik, guru, orang tua, dan pemerintah menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, serta mendorong tumbuhnya kreativitas, karakter, dan kemandirian anak.
Melalui Gebyar PAUD Tahun 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, sekaligus mencetak generasi Lamongan yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak.
