SOSIALISASI PENDIDIKAN INKLUSI JENJANG SD, WUJUD KOMITMEN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAMONGAN


Kabupaten Lamongan menyambut momen penting dalam dunia pendidikan dengan digelarnya kegiatan sosialisasi pendidikan inklusi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Bertempat di KPRI Budi Luhur, Kecamatan Lamongan, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 November 2023 ini menjadi semangat bagi ratusan guru yang berkomitmen dalam memperjuangkan pendidikan yang inklusif.

Pembukaan Oleh Kepala Dinas Pendidikan Menandai Awal Acara
Acara diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Ir. Munif Syarif, MM., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. Beliau memberikan pengarahan yang memotivasi serta secara resmi membuka acara sosialisasi ini. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menekankan pentingnya pendidikan inklusi sebagai salah satu pilar utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah bagi semua siswa.

“Kami percaya bahwa inklusi adalah kunci untuk menciptakan keberagaman yang harmonis dalam dunia pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya.

200 Guru dari 200 Sekolah Sasaran Hadir dalam Sosialisasi
Sebanyak 200 guru dari 200 sekolah yang menjadi sasaran berdasarkan rapor pendidikan dan pemetaan secara luring berkumpul untuk memperdalam pemahaman mereka tentang inklusi dalam pendidikan. Mereka hadir dengan semangat dan antusiasme tinggi, siap menyerap ilmu dari para narasumber terkait strategi, metode, serta teknik dalam menerapkan pendidikan inklusi di lingkungan sekolah.

Narasumber Dari UPTD Anak Berkebutuhan Khusus Kabupaten Sidoarjo
Kegiatan ini tidak hanya memberikan platform bagi guru-guru untuk bertukar ide, tetapi juga memberikan wawasan yang mendalam dari narasumber yang berkompeten di bidangnya. Narasumber berasal dari UPTD Anak Berkebutuhan Khusus Kabupaten Sidoarjo, yang membawa pengalaman dan pengetahuan praktis dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusi.

Antusiasme yang Membahana dari Seluruh Peserta
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan sangat menarik dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Diskusi, workshop, dan sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling dinantikan. Guru-guru hadir dengan kerinduan untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana membangun lingkungan yang inklusif di sekolah mereka.

“Kami sangat bersemangat dan siap menerapkan apa yang kami pelajari dalam kegiatan ini di sekolah kami masing-masing,” ujar salah seorang peserta.

Mendorong Terwujudnya Pendidikan yang Merangkul Semua
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan sistem pendidikan yang merangkul semua anak, tanpa terkecuali. Inklusi bukan hanya tentang mengakomodasi anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan semua siswa dengan segala keunikan mereka.

Sosialisasi pendidikan inklusi ini tidak hanya menjadi upaya membangun sekolah yang inklusif, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih adil, ramah, dan inklusif bagi semua anak di Kabupaten Lamongan. Semoga semangat dari kegiatan ini tetap berkobar dan mewarnai perjalanan pendidikan menuju masa depan yang lebih baik.