TERAPKAN KURIKULUM MERDEKA SESUAI RENCANA, PUSKURJAR KEMENDIKBUDRISTEK KUNJUNGAN KERJA KE LAMONGAN

Lembaga pendidikan di Kabupaten Lamongan di bawah naungan Dinas Pendidikan tetap menjalankan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sebagaimana rencana. Untuk itu, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melihat langsung kesiapan sekolah terhadap IKM.

Untuk diketahui, sesuai Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Nomor 044/H/KR/2022 yang ditandatangani 12 Juli 2022 adalah untuk menetapkan lebih dari 140 ribu lembaga pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/ 2023.

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Drs. Zulfikri, M.Ed. beserta 13 anggota timnya, melihat secara langsung bagaimana kesiapan, pelaksanaan, dan persoalan yang dihadapi sekolah-sekolah di Kabupaten Lamongan.

Kemendikbudristek mendorong lembaga pendidikan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing. Menurutnya, kurikulum tersebut telah dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Munif Syarif berharap bisa mendapatkan pencerahan dan belajar langsung tentang IKM dari Tim Puskurjar Kemendikbudristek.

Sebagaimana diketahui, bahwa Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikburistek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila.