ENAM LANGKAH STRATEGI SUKSES IKM MANDIRI

Pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk menentukan pilihan berdasarkan angket kesiapan IKM yang mengukur bagaimana kesiapan guru dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka. Pada angket pendataan yang dikembangkan dan diisi oleh guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan tidak ada pilihan yang paling benar, semua akan menyesuaikan dengan kesiapan satuan pendidikan. Angket kesiapan memberikan pilihan yang paling sesuai terkait kesiapan satuan pendidikan, dimana semakin sesuai maka semakin efektif Implementasi Kurikulum Merdeka yang akan dilaksanakan di satuan pendidikan.

Pilihan pertama adalah Mandiri Belajar, pilihan yang memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10. Pilihan kedua yaitu Mandiri Berubah, pilihan yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10. Dan pilihan ketiga yang merupakan Mandiri Berbagi, pilihan yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD, kelas 1, 4, 7 dan 10.

Enam langkah strategi sukses Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) mandiri:

  1. Guru dan Kepala Sekolah belajar mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
  2. Guru dan Kepala Sekolah belajar Kurikulum Merdeka dengan mengikuti Seri Webinar.
  3. Guru dan Kepala Sekolah belajar Kurikulum Merdeka di dalam komunitas belajar.
  4. Guru dan Kepala Sekolah belajar praktik baik melalui narasumber yang telah direkomendasikan.
  5. Guru dan Kepala Sekolah memanfaatkan pusat layanan bantuan (helpdesk) untuk mendapatkan informasi lebih.
  6. Guru dan Kepala Sekolah bekerjasama dengan mitra pembangunan untuk implementasi kurikulum merdeka.